Geram ANARKI menyerukan 3 hal untuk POLRI


Para pemuda dan mahasiswa di Sulawesi Utara yang tergabung dalam GERAM ANARKI turun jalanan. Setelah 4 minggu sebelumnya melakukan doa bersama untuk tindakan DISKRIMINASI dan KEKERASAN yang menghujani masyarakat minoritas di Indonesia, kini GERAM ANARKI melakukan tindakan untuk menyerukan kepada khalayak ramai, bahwa kaum minoritas di Indonesia adalah warga Indonesia dan membutuhkan keadilan dari Negara yang berdaulat ini, Negara dengan BHINEKA TUNGGAL IKAnya dan Negara yang menjunjung tinggi hukum dan Undang-Undang 1945.

Gerakan Pemuda Mahasiswa Anti Diskriminasi dan Kekerasan di Indonesia – Sulawesi Utara (GERAM ANARKI) adalah salah satu bentuk keprihatinan dari pemuda dan mahasiswa di Sulawesi Utara atas tindakan DISKRIMINASI dan KEKERASAN yang telah dan sementara melanda di negeri tercinta kita, yakni Indonesia. Mereka yang bersatu dalam GERAM ANARKI ini adalah GMKI se SULUT, PMKRI se-SULUT, Pemuda GMIM, Pemuda KATOLIK, Pemuda BATAK se-SULUT, Pemuda SINODE AM, LPMI, GSKI, GAMKI, SEMAH FISIP UNSRAT dan HIMAJU IBA UNSRAT.

Walaupun sempat membuat kemacetan di sepanjang Jalan Bethesda, namun terlihat dengan jelas, bahwa walaupun masyarakat yang tinggal ataupun masyarakat yang melalui ruas Jalan tersebut merasa terganggu atas kemacetan yang terjadi, namun mereka terlihat sangat penuh antusias mendukung Aksi Damai oleh GERAM ANARKI. Terdengar sepintas masyarakat menyerukan dukungan atas Aksi Damai GERAM ANARKI, bahkan beberapa masyarakat ikut turun jalanan membantu Polantas untuk mengatur lalu lintas.

Selain itu, para pemuda dan mahasiswa yang tergabung dalam GERAM ANARKI juga memberikan orasi, kampaye dan selebaran untuk menuntut keadilan dan proses hukum yang tegas atas tindakan diskriminasi dan kekerasan yang dilakukan oleh oknum-oknum tertentu yang menjadikan diri mereka sebagai Polisi Swasta.

Dari aksi damai yang dilakukan oleh GERAM ANARKI, mereka membuat dan menyampaikan pernyataan sikap untuk Kepolisian Republik Indonesia melalui Kepolisian Daerah Sulawesi Utara, bahwa berdasarkan segala latar belakang sebagaimana diuraikan dalam 3 Tuntutan GERAM ANARKI SULUT, maka setelah mensinkronkan tuntutannya dengan 3 Tugas Pokok Kepeolisian Negara Republik Indonesia berdasarkan Pasal 13 UU No. 2 Tahun 2002 tentang Kepolisian Republik Indonesia adalah;

  1. Memelihara keamanan dan ketertiban masyarakat;
  2. Menegakan hukum; dan
  3. Memberikan perlindungan, pengayoman dan pelayanan kepada masyarakat

GERAM ANARKI pun menyatakan sikap kepada Pihak Kepolisian Republik Indonesia melalui Kepolisian Daerah Sulawesi Utara sebagai berikut:

  1. Bubarkan Front Pembela Islam dan Forum Umat Islam dan /atau organisasi, perkumpulan dan atau pergerakan yang bertindak main hakim sendiri, memasung kebebasan beragama dan beribadah menurut kepercayaannya di Indonesia;
  2. Tindak tegas, tangkap, tahan dan lanjutkan proses perkara pidana kekerasan terhadap jemaat HKBP Bekasi ke pengadilan; Berantas dan usut tuntas segala tindakan main hakim sendiri dan segala bnetuk upaya pemasungan terhadap hak beragama dan beribadah di Indonesia;
  3. Menyampaikan informasi secara terbuka kepada publik terhadap segala tindakan pemberantasan dan pengusutan kasus-kasus main hakim sendiri serta segala bentuk upaya pemasungan terhadap hak beragama dan beribadah di Indonesia

Sebagai penutup Aksi Damai ini di Kepolisian Daerah Sulawesi Utara, GERAM ANRKI melakukan aksi teatrikal selama 5 menit. Aksi teatrikal yang dilakukan di depan Kepolisan Daerah Sulawesi Utara ini menggambarkan perbuatan yang dilakukan oleh FPI / FUI dan ormas lainnya yang mengutamakan aksi anarkis dalam tiap tindakan. Mereka menjadikan diri sebagai Polisi Swasta dan merebut kewenangan dan keadilan yang dipegang oleh pihak Kepolisian. Tergambar, pihak kepolisian dijegal, diserang dan ditindas dengan kejam oleh FPI / FUI dan ormas lainnya yang mengutamakan aksi anarkis dalam tiap tindakan. Pihak keplisian juga berupaya bangkit dari kejatuhan, menangis dan meratapi atas kegagalannya, namun tetap gagal, karena tumbuhnya FPI-FPI yang baru dengan kemasan yang baru dan kekerasan yang lebih kejam lagi.

Semoga saja dari Aksi Damai yang dilakukan oleh GERAM ANARKI ini, saya, anda dan kita semua ini dapat menyadari bahwa Bangsa kita adalah bangsa yang memiliki keberagaman Suku, Agama, Ras dan Antar Golongan yang kesemuanya disatukan dalam wujud BHINEKA TUNGGAL IKA. Marilah kita hargai segala perbedaan yang ada pada kita.

Dipublikasi di Batak, GMKI, Hutabarat, Manado, Motivasi, Orang Batak, Pengalaman, Sharing Knowledge | Tag , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , | Meninggalkan komentar

GERAM ANARKI menuntut 3 hal



Gerakan Pemuda Mahasiswa Anti Diskriminasi dan Kekerasan di Indonesia – Sulawesi Utara (GERAM ANARKI) adalah salah satu bentuk keprihatinan dari pemuda dan mahasiswa di Sulawesi Utara atas tindakan DISKRIMINASI dan KEKERASAN yang telah dan sementara melanda di negeri tercinta kita, yakni Indonesia. Mereka yang bersatu dalam GERAM ANARKI ini adalah GMKI se SULUT, PMKRI se-SULUT, Pemuda GMIM, Pemuda KATOLIK, Pemuda BATAK se-SULUT, Pemuda SINODE AM, LPMI, GSKI, GAMKI, SEMAH FISIP UNSRAT dan HIMAJU IBA UNSRAT.

3 hal yang menjadi alasan mengapa GERAM ANARKI terbentuk

  1. Kegagalan Negara dalam hal perlindungan bagi warga negaranya yang berkeyakinan dan menjalankan ibadah sesuai dengan keyakinannya, adalah bentuk pelanggaran terhadap UUD 1945 dan pengangkangan terhadap nilai-nilai agama dan nilai-nilai kemanusian yang berlaku universal. Dengan dipasungnya kebebasan beragama di Republik Indonesia ini, maka Negara tidak hanya mengabaikan Pancasila dan UUD 1945, melainkan juga melupakan Nasionalisme yang menjadi modal utama perjuangan kemerdekaan RI yang diperjuangkan oleh semua pahlawan dari berbagai Suku, Agama, Ras dan Antar Golongan (SARA) yang menyatu dalam satu tekad Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).
  2. Akibat dari adanya instrumen peraturan yang memberikan peluang terjadinya pemasungan kebebasan beragama dan beribadat, maka bertumbuh suburlah bentuk diskriminasi terhadap golongan agama tertentu dan tindakan kekerasan (anarkisme) atas nama agama dan atas nama hukum berupa penutupan rumah ibadah, dipersulitnya pengurusan izin rumah ibadah, penganiayaan bahkan pembunuhan atau pembinasaan secara teroganisir, bahkan dengan main hakim sendiri dan bertindak laksana “Polisi Swasta”.
  3. Penegakan dan perlindingan hukum terhadap kebebasan beragama dan beribadat menurut agamanya / kepercayaanya di Negara ini harus dilakukan secara berkelanjutan dan konsekuen agar seluruh warga Negara Kesatuan Republik Indonesia menjadi warga Negara yang setara dan sama-sama memiliki kedaulatan di Negaranya sendiri.

3 hal yang menjadi tuntutan GERAM ANARKI atau dikenal TRITURA GERAM ANARKI

  1. Meminta Negara Kesatuan Republik Indonesia dalam hal ini Pemerintah dan Aparat Penegakan Hukum di semua aras secara serius dan tanpa diskriminasi Menjamin dan Melindungi Kebebasan Memeluk Agama dan Beribadah sesuai dengan agama dan kepercayaannya sebagaimana amanat pasal 29 ayat (1) dan (2) UUD 1945 serta menindak tegas pelaku kekerasan terhadap Jemaat HKBP Bekasi juga segala tindakan serupa;
  2. Cabut dan atau Mengganti dan atau Merevisi Surat Keputusan Bersama (SKB) Menteri Agama dan Menteri Dalam Negeri No. 01/BER/mdn-mag/1969 tentang Pelaksanaan Tugas Aparatur Pemerintah Dalam Menjamin Ketertiban dan Kelancaran Pelaksanaan Pengembangan dan Ibdat Agama Oleh Pemeluk-Pemeluknya, karena dalam pelaksanaannya bertentangan dengan Pasal 29 ayat (2) UUD 1945; dan
  3. Bubarkan Front Pembela Islam, Forum Umat Islam dan atau organisasi, perkumoulan, dan atau pergerakan yang bertindak main hakim sendiri, memassung kebebasan beragama dan beribadah menurut kepercayaanya di Indonesia
Dipublikasi di Batak, GMKI, Hutabarat, Manado, Motivasi, Orang Batak, Pengalaman, Sharing Knowledge | Tag , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , | Meninggalkan komentar

3 hal saat Lebaran


Lebaran,Kartun Lebaran,Gambar,Ucapan Selamat,Ucapan,Karikatur,Clip art,Idul Ftri,zuckh,zuckh.wordpress.comSelamat Lebaran 1431 H

Mohon Maaf Lahir dan Batin

Lebaran, Kartun Lebaran, Gambar, Ucapan Selamat, Ucapan, Karikatur, Clip art, Idul Ftri, zuckh, zuckh.wordpress.com
Dipublikasi di CO2 and friend's, GMKI, Hutabarat, Manado, Motivasi, Pengalaman, Sharing Knowledge | Tag , , , , , , , , , , , , , , , , | Meninggalkan komentar

Gedung Baru DPR RI


Gedung DPR RI Baru hot issue:

  • Gedung baru DPR RI ini terdiri dari 36 lantai
  • 3 lantai bawah tanah (basement)
  • Fasilitas Pertemuan Internasional
  • Anggaran kurang lebih 1.8 Triliun
  • Ruangan yang luas (setiap ruang terdiri dari ruang kerja, ruang staff ahli dan assisten pribadi, ruang rapat kecil, kamar istirahat, KM/WC dan ruang tamu)
  • Untuk 1 anggota DPR dengan 5 staf ahli dan 1 assisten membutuhkan 120m2, total luas bangunan 157.000m2, konsultan tawarkan fasilitas termasuk SPA, FITNESS, REFLEKSI, dan KOLAM RENANG

Konsep awalnya, oleh arsitek Soejoedi adalah sebuah ruangan terbuka yang luas di halaman depan komplek MPR/DPR/DPD-RI sebagai arena untuk menerima dan menghormati tamu. Namun ketika komplek ini dijadikan ajang penyelenggaraan Conefo, Komplek ini berubah menjadi komplek gedung MPR/DPR/DPD RI seperti sekarang ini. Seharusnya konsep Soejoedi tersebut masih amat relevan MENGINGAT MPR/DPR MERUPAKAN REPRESENTASI DARI RAKYAT DAN SERING HARUS MENERIMA ASPIRASI DARI RAKYAT YANG DIWAKILINYA.

3 Alasan utama pembangunan gedung baru beserta fasilitasnya:

  • Kapasitas maupun penataan ruang sudah tidak dapat menampung maupun mengatur jumlah karyawan / staff ataupun barang-barang / berkas yang berada di dalam ruang Gedung MPR/DPR/DPD-RI.
  • Meja kerja staf dan jumlah staf yang tidak sebanding dengan luasan ruangan, hal ini mengakibatkan ruang gerak yang semakin sempit
  • Ruang perpustakaan yang sudah tidak memadai sehingga diperlukan penambahan dan penataan kembali pada ruang perpustakaan ini.

3 Konsep Utama Perencanaan:

  • Design gedung baru berbentuk gerbang yang mencerminkan :

    Konsep BINGKAI merupakan filosofi dari anggota DPR yang berasal dari beragam latar belakang daerah dan budaya,

    Bentuk GERBANG merupakan metafora dari HARAPAN, bahwa gedung ini bisa menjadi gerbang bagi kemakmuran bangsa Indonesia. Bentuk gerbang selalu mengandalkan adanya dua pilar kokoh yang menyanggah balok diatasnya.

  • Filosfi: Air Mengalir

    Konsep lansekap Komplek DPR RI selalu menyertakan unsur air sebagai salah satu elemen pembentuknya. Juga dalam konsep rancangan Gedung Baru Kantor Anggota DPR ini. Unsur air disamping sebagai elemen estetis juga dipergunakan sebagai penghubung antara bangunan eksisting dengan gedung yang baru. Air sebagai kolam pemantul (reflecting pond) dialirkan dari Gedung Nusantara I, ke kolam yang berada di antara Gedung Nusantara I dan Gedung Baru, kemudian mengalir lagi melewati “gerbang” gedung baru kemudian menuju ke kolam yang ada di atas perpustakaan (aliran diperkaya dengan ilmu), kemudian menembus entrance gedung perpustakaan dan jatuh di kolam bendera.

    Aliran ini sebagai analogi; bahwa apapun yang dilakukan DPR, selalu mengalir (bermanfaat) ke rakyat Indonesia (kolam dengan deretan tiang bendera, merupakan analogi dari “kolam” bangsa Indonesia).

  • Fasilitas dan Konsep Perencanaan

    Pembangunan gedung baru ini ditujukan untuk memfasilitasi kegiatan dalam Komplek DPR RI perlu diwadahi secara baik sehingga dapat menunjang kinerja anggota Dewan. Konsep penataan ruang seperti yang direncanakan perlu ditindaklanjuti dengan Pengembangan Rancangan dan Detail Engineering Design (DED) sehingga dapat diimplementasikan sesuai kebutuhan ruang.

    • Desain pengembangan untuk ruang anggota dewan, meliputi 1 anggota, 5 staf ahli, 1 asisten pribadi, dengan luasan ± 120 m2 (bahwa luasan tersebut setara dengan kebutuhan ruang kerja Eleson 1);
    • Kekuatan struktur bangunan harus memperhatikan beban hidup, beban mati, beban angin, resonansi struktur, dan potensi bencana (gempa dan kebakaran);
    • Hasil perencanaan tipikal Layout ruang dapat dioptimasi guna menekan biaya perawatan dan pemeliharaan bangunan;
    • Dengan adanya besmen dengan kapasitas parkir yang besar (± 1000 mobil), perlu direncanakan dengan matang (sirkulasi, penghawaan, proteksi kebakaran, evakuasi pada saat bencana dll);
    • Perlu memperhatikan ketentuan tata ruang dan arahan dalam Master Plan guna memenuhi keinginan menjadi Landmark kawasan serta memperkuat citra bangunan eksisting.

    • Luas 120 m² ruangan bagi tiap-tiap anggota seluas dibagi menjadi :
    • 60 m² untuk ruang kerja anggota
    • 60 m² untuk ruang 1 orang sespri dan 4 orang staf ahli

3 Alasan utama pembangunan gedung baru dikerjakan dengan Multi Years Contract:

  • Untuk efektifitas dan efisiensi pelaksanaan kegiatan dan pertimbangan waktu yang tersedia, pekerjaan pembangunan Gedung Baru DPR RI tersebut tidak dapat dilaksanakan dalam satu tahun anggaran, dan diusulkan untuk mendapatkan persetujuan pekerjaan tahun jamak (multi years contract) dan Pendapat Teknis Pembangunan Gedung Negara (Gedung DPR RI) Lebih dari 8 Lantai, yang pelaksanaannya dengan multi years contract.
  • Dalam pelaksanaannya, yang menggunakan Multi Years dengan Fast Track lebih cepat dibandingkan dengan dengan Multi Years Sistem Konvensional.
  • Persetujuan pelaksanaan kegiatan pembangunan lebih dari satu tahun anggaran (multi years project) dari Menteri Keuangan, untuk pelaksanaan selanjutnya agar mengikuti ketentuan yang berlaku dengan mengacu kepada Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2003 tentang Keuangan Negara.

3 Sumber dana:

Mempertimbangkan masukan dari Kementerian PU, terkait efisiensi biaya pembangunan, dengan luas total ± 156.586.26 m², maka rincian biaya adalah sebagai berikut :

  • Biaya Konstruksi Fisik                   Rp. 1.125.074.721.000,-
  • Biaya Konsultan Perencana           Rp.      19.126.270.257,-
  • Biaya Konsultan MK                       Rp.      16.876.120.815,-
  • Biaya Pengelolaan Kegiatan           Rp.        1.125.074.721,-_____+

    Total Kebutuhan Biaya          Rp. 1.162.202.186.793,- (terbilang : Satu trilyun seratus enam puluh dua milyar dua ratus dua juta seratus delapan puluh enam ribu tujuh ratus sembilan puluh tiga rupiah.)

    Biaya tersebut diluar dari biaya IT, Security System dan Furniture/mebelair;

  • APBN 2010 sebesar Rp. 50 Miliar
  • APBN 2011 Sebesar Rp. 800 Miliar
  • APBN 2012 sisanya

Menurutku: lebih baik bangun dan benahi dulu fasilitas untuk PENDIDIKAN, TRANSPORTASI DAN KESEHATAN. Uang rakyat tersedot untuk faslitas yang belum sangat diperlukan.

Menurut kamu…??

Sumber, disini (diakses pada tanggal 02 September 2010, pukul 9.00-951 AM) dan Koran harian Manado Post No: 7075 (halman 1 dan 11)

Dipublikasi di HMJS FT UNSRAT, Manado, Motivasi, Pengalaman, Rab dan Proyek, Sharing Knowledge, Teknik Sipil | Tag , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , | 3 Komentar

Tak bisakah Indonesia dan Malaysia berdamai?


Wuih panas nih situasi antara Indonesia dan Malaysia. Hari ini (31 Agustus 2010), Malaysia ulang tahun yang ke-53, kemerdekaan dari jajahan kolonial Inggris (penjajah Inggris). Namun, dari situasi yang memanas ini, rupanya para hacker juga ikut memberikan “hadiah” sederhana. Terbukti dari beberapa situs asal negari Jiran ini, ikut dibajak oleh hacker, seperti berikut ini.

  • Sewaktu aku masuk dalam situs ini, tab halaman browse pada halam berjudul “INDONESIA WAS HERE!!!”, lalu lansung terdengar sebuah audio yang berisi pidato hari kemerdekaan RI oleh Bung Karno. Warna latar belakang Merah Putih pun lansung menghiasi seluruh halaman. Lalu bila kita klik kata yang berada ditengah “malayxxx”, maka akan gambar baru akan terbuka dengan pesan tulisan berisi naskah pidato Kemerdekaan RI, dan sedikit cacian dan sindiran tentang negara tetangga kita serta ucapan terima kasih kepada defacer. Kreatif juga sih para hacker ini. Beberapa situs yang mengalami serangan seperti pada alamat situs disini, disini, disini, disini dan disini, masih banyak lagi lho.

  • Versi unik lainnya juga ada. Bedanya, setelah ada suara seperti ceramah/pidato, dilanjuti dengan sebuah lagu dari Saykoji. Lagu tentang Merah-Putih dan persatuan Indonesia. Kali ini latar belakangnya beda dengan versi sebelumnya, yakni hanya berlatar hitam dan tentunya, gambar bendera Indonesia. Namun pada versi hacker ini, menurutku lebih sederhana ketimbang versi hacker sebelumnya, namun judul halamannya bisa bergerak dan disertai animasi tulisan yang nyentrik (hehehe…aku minta diajarin dong). Situs yang mengalami serangan seperti ini, alamatnya disini, disini, disini, disini dan disini. Mungkin masih banyak lagi…..

  • Selain itu ada versi bajakan lain. Judul halaman (tab) “~###|HACKED BY iblI3Z|###~” ada juga “~# Don Tukulesto is BACK #~”. Dan suguhan salah satu lagu dari band Coklat (judulnya aku lupa) tentang perjuangan Indonesia lansung memberikan nuansa perjuangan bangsa Indonesia kepada pembuka alamat situs ini. Seperti biasa ada pesan yang cukup menarik dan bernada kritikan terhadap negara Malaysia, yakni “Kehancuran bangsa INDONESIA yang berada di negara MALAYSIA paling berat adalah hilangnya SEMANGAT HIDUP karena selalu ditindas oleh MALAYSIA. Banyak TKI dan TKW yang kalian siksa selama bekerja di tempat kalian. dan kalian perlakukan dengan tidak manusiawi. BUBARKAN NEGARA BONEKA “MALAYSIA” KAMI SEBAGAI BANGSA INDONESIA TIDAK AKAN DIAM dan inilah cara kami untuk membalas perlakuan kalian terhadap INDONESIA !!!” dan sebagai penutup, seperti biasa ada ucapan terima kasih dari sang hacker atas dukungan dari sesama hacker dari beberapa daerah/tim hacker. Situs yang mengalami serangan seperti ini, alamatnya disini, disini, disini, disini dan disini. Mungkin masih banyak lagi…

  • Namun ada juga yang tidak bisa diakses. Mungkin halaman situs ini sementara diperbaiki dari serangan-serangan hacker. Mungkin bisa sebentar dan mungkin juga bisa memakan cukup lama. Tergantung kreatifitasnya si hacker dalam “mendesain”. Ada juga yang hanya simple dan berlatar putih plos. Namun ada pesan dari si-hacker seperti:” ~ HACKED BY kaMtiEz ~”. Situs yang mengalami serangan seperti ini, alamatnya seperti disini, disini, disini, disini dan disini

    • Ada juga yang sudah masuk dalam kategori sebagai situs berbahaya, yakni situs penyerang. Sehingga pengunjung situs ini akan dihadapkan pada 2 pilihan, yakni menerusi untuk masuk ke situs ini atau membatalkannya dan pindah kehalaman lain atau sebelumnya.

    Sumbernya aku nemuin disini. Mungkin masih banyak lagi…..

    Selain itu ada beberapa situs (mungkin si pembuat berasal dari negri Jihan) yang menjelek-jelekan Indonesia secara lansung. Bahkan lagu kebangsaan Indonesia, dirubah total. Anda bisa membacanya disalah satu blog, disini, lagu kebangsaan Indonesia Raya dirubah menjadi seperti ini:

    “xyz” tanah cairku
    Tanah tumpah muntahku
    Disanalah aku merangkak hina jadi kubur
    “xyz” negara miskin ku
    Bangsa Busuk dan Tanah Miskinku
    Marilah kita semua tidur
    “xyz” negara miskinku

    Mati lah tanahku
    Modar lah negriku
    Bangsaku rakyatku semuanya
    Miskin lah jiwanya
    Tidurlah badannya
    Untuk “xyz” miskin

    dan seterusnya……(malas aku lanjutin lirik lagunya…)

    Kata “”xyz”” aslinya “”indonesial””, ada penambahan huruf “l” dibelakang Indonesia. Karena aku tidak setuju dengan kata ini, maka kata “”indonesial”” aku ganti dengan kata “”xyz””

    Cat: Aku buka situs-situs itu pada tanggal 31 Agustus 2010, dari jam 8:15 AM sampai 10:07 AM, untuk selanjutnya mungkin sudah ada perubahan/ perbaikan dari pemilik situs yang bersangkutan. Sehingga beberapa situs tersebut mungkin sudah diperbaiki atau mungkin juga sudah dihapus.

    Miris banget kan, yang satu menyerang dan yang satu lagi menghina. Walaupun sudah sama-sama merdeka, tetapi sesama negara merdeka kok malah saling menjajah?

    Selaku warga negara Indonesia aku juga merasa kecewa dengan perbuatan-perbuatan oleh oknum-oknum negara Malaysia yang merubah fakta , merebut, menyiksa, merampas, mencuri bahkan hingga mencaci-maki/menghina budaya Indonesia bahkan Negara Indonesia.

    Sebagai warga negara Indonesia aku juga merasa bersalah akan perbuatan-perbuatan oleh oknum-oknum negara tercintaku karena telah ber-prasangka buruk, meng-hack, menginjak-injak bendera negara Malaysia bahkan hingga melempar kotoran ke kantor Dubes Malaysia. Bahkan aku sendiri juga heran, kenapa surat dari Presiden kami (Indonesia) belum kalian (pemerintah Malysia) tanggapi secara bijak.

    Andaikata kita satu rumpun bisa hidup saling damai maka kita satu rumpun pastilah bisa menjadi juru damai bagi negara lain yang sementara bersengketa. Indonesia adalah negara yang memiliki martabat dan menjaga persatuan. Kami (Indonesia) juga memiliki keragaman budaya yang majemuk, pulau kamipun (Indonesia) juga terbentang dari Sabang hingga Merauke.

    Kami akan menjaganya sepenuh hati, karena kami, generasi muda Indonesia, telah belajar dari para pejuang kami. Para pejuang yang membuat kami, generasi muda Indonesia merasakan hangatnya kemerdekaan, maka kami akan mengisi kemerdekaan dengan perdamaian dan pembangunan.

    Banyak permasalahan juga kami (Indonesia) hadapi demi terwujudnya Pancasila sebagai landasan demokrasi kami. Kami membuat hal2 diatas bukan untuk menyakiti negara manapun, khususnya Malaysaia dan budayanya, namun kami (Indonesia) ingin mengajak kalian untuk lebih dewasa dalam membangun dan berkarya bersama Indonesia.

    Tak bisakah kita (Indonesia-Malaysia) berdamai…?

    Dipublikasi di Motivasi, Pengalaman, Sharing Knowledge | Tag , , , , , , , | 6 Komentar