3 Hal yang


emulai sesuatu yang baru mungkin itu hanya harapanku. Setelah kejadian itu, kami seperti dua orang yang tidak saling kenal. Kami saling menjaga sikap, prasangka buruk penuh mewarnai pikiran kami. Sampai sekarangpun aku merasa kami adalah dua orang yang berbeda, tidak pernah bisa disatukan lagi. Akhirnya kamipun menyadari bahwa

3 hal yang tidak pernah kembali : WAKTU, PERKATAAN DAN KESEMPATAN

ndaikata bisa kuulangi, aku akan memilih. Tidak bisa aku pungkiri lagi, bagai minyak dan air. Keseimbangan suatu sistim yang kami jaga akhirnya hancur. Tidak selamanya kebenaran itu menjadi benar, karena seringkali kebenaran itu terdengar seperti kebohongan. Akhirnya kamipun menyadari bahwa

3 hal yang menghancurkan : KEMARAHAN, KESOMBONGAN DAN DENDAM

papun yang aku tempuh, kelihatan seperti sia-sia. Kami berdua pasrah akan keadaan. Kami berlari-lari mencari solusi. Kami terjebak didalamnya, tidak bisa keluar untuk memperbaiki, bahkan memulai dari awal adalah hal yang mustahil untuk dilakukan. Kami menggantungkan hati kami kepadanya. Akhirnya kamipun menyadari bahwa

3 hal yang tidak menenangkan hati : ALKOHOL, WANITA DAN UANG

rustasi adalah jawaban yang akhirnya kami temui. Kamipun akrab dengan dirinya, seolah dirinya adalah bagian akhir dari hasil yang kami capai. Yang lainnya hanya selingan untuk menambah luka hati kami. Diapun mendatangi kami segera dan pergi setelah kami menangis, terluka, sungguh menyayat. Akhirnya kamipun menyadari bahwa

3 hal yang tidak boleh hilang : KASIH, SUKACITA DAN DAMAI SEJAHTERA

alaupun bisa, sekali lagi kami akan memilih. Keputusanku mungkin bisa berubah, layaknya sebuah mata pedang. Keduanya tajam, namun hanya satu yang mengeluarkan tangis. Aku pun memilih untuk diam, biar kami yang berhenti. Menyesalpun sudah terlambat, tapi keputusan kami mengukir cerita, benar atau salahnya biarkan itu yang menjadi keputusanmu. Akhirnya kamipun menyadari bahwa

3 hal yang tidak pernah kekal : HARTA, TAHTA DAN CINTA MANUSIA

khirnya semua berlalu begitu cepat, alur kehidupan tak kuasa kami bendung. Hanya tertinggal kenangan yang memilukan, tapi masih jelas membekas. Sosok yang barupun muncul setelah lama terdiam dari himpitan penyesalan. Bukanlah perubahan yang kami rasakan namun karakter baru yang muncul. Mereka tak mengenali kami yang dulu, namun yang baru menyapa mereka. Akhirnya kamipun menyadari bahwa

3 hal yang membuat kita berharga : KOMITMEN, KERENDAHAN HATI DAN KERJA KERAS

ilai-nilai kehidupan ternyata dinilai sebatas dari apa yang kita hasilkan, setelahnya membuat mereka memilih untuk memutuskan benar dan salah. Dari belakang kita melihat dan meniliai apa yang terjadi didepan. Sebaliknya, dari depan kita meninggali jauh apa yang terjadi di belakang. Tidak adil bagi yang tertinggal, namun sangat berkuasa untuk memutuskan dan akhirnya kamipun menyadari bahwa

3 hal yang membuat kita sukses : FOKUS, KREATIF DAN KERJASAMA

Kelam masa lalu menjelaskan makna yang tersembunyi saat kami melangkahinya. Walau tak terjelaskan dengan untaian kalimat, namun cukup mudah dipahami lewat cerminan hidup. Terperangkap pada lubang yang sama bukanlah akhir dari cerita kami. Hanya cukup mengimani hal yang tak bisa kita pertimbangkan. Hidup bukanlah sebuah ideolgi untuk menjelaskan, tetapi bagaimana aku, dia dan kami bisa kembali. Akhirnya kamipun menyadari bahwa

3 hal yang tidak pernah berubah : ALLAH BAPA, PUTRA DAN ROH KUDUS

ntuk merajutnya, tak cukup hanya dengan kalimat, bahkan rintihan keringatku tak membasahi dahaganya. Sudah banyak suara yang tertulis jelas tapi tidak kulihat adanya cahaya disana. Mengabaikanya karena kamilah yang membuatnya, menghancurkannya juga dalam sekejap. Akhirnya kamipun menyadari bahwa

3 hal yang membuat kita bertahan dalam hidup :
IMAN, PENGHARAPAN DAN KASIH

Tentang zuckh

Suka hal yang baru, lebih dan panas.
Pos ini dipublikasikan di Motivasi, Pengalaman dan tag , , , , . Tandai permalink.

2 Balasan ke 3 Hal yang

  1. no body berkata:

    wewww….dalaaam banget!!!

    ://

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s