Tipe Kader dalam organisasi


Ketika aku membaca sebuah email dari Joko Susilo akan kontes SEO yang berhadiah 25 juta rupiah, aku teringat akan pengalaman selama ber-GMKI. Stop Dreaming and Start Action, motivasi yang mendasari setiap langkahku dalam ber-GMKI. Mengapa? Karena hanya sedikit orang saja yang tergerak aktif dalam medan pelayanan. Sedangkan di satu sisi sebenarnya dibutuhkan banyak kader anggota yang harus aktif untuk membuahkan pelayanan.

Kegiatan yang memakan anggaran besar dan membutuhkan banyak kreatifitas dalam pelayanan, tentunya wajib membutuhkan jumlah panitia yang banyak. Namun, kenyataanya, dengan alasan sibuk kuliah, sibuk praktikum atau tugas, sampai dengan alasan “Maaf aku lupa kalo aku adalah panitia” membuat jumlah kekuatan panitia berkurang. Aneh bukan…?

Oleh karena itu, motivasi Stop Dreaming and Start Action harus melekat kuat dibawah motivasi pokok kita yakni UT OMNES UNUM SINT (biarlah semua menjadi satu).

Oleh karena itu lewat artikel ini aku akan sedikit berbagi bekal Stop Dreaming and Start Action akan pengetahuan dasar kita dalam berorganisasi. Khususnya masalah tipe kelompok kader yang turut mempunyai andil dalam suatu organisasi. Bukan hanya di dalam tubuh GMKI namun semua oragnisasi tentunya.

Menurutku ada tiga tipe orang yang dibutuhkan dalam suatu organisasi. Yakni tipe Pekerja, Pemikir dan Kepentingan. Dan ketiga tipe tersebut memang wajib ada bila even atau kegiatan yang kita rencanakan ingin sukses atau berhasil. Namun ketiga tipe manusia tersebut haruslah bergerak sesuai dengan koridor yang ada, karena bila tidak maka hasilnya adalah nihil. Ibaratnya sebuah pyramid seperti gambar berikut:

Piramid Kader

Dapat dibayangkan kalo kelompok orang Tipe Kepentingan lebih banyak dari kelompok Tipe Pemikir atau Tipe Pekerja, ntar motivasinya jadi Start Dreaming and Stop Action, hasilnya bisa rubuh dong pyramid kita…..wakakakakakak🙂

Tipe Pekerja adalah tipe orang atau seseorang yang baru memulai karirnya atau kader pemula yang baru terjun atau kader yang sementara dibentuk sesuai jenjang pengkaderan dalam suatu kelompok oragnisasi. Kelompok orang inilah yang akan bertindak sebagai respon dari tipe Pemikir dan tipe Kepentingan. Bisa juga dikatakan bahwa mereka adalah ujung tombak kesuksesan atau ketidak-suksesan even yang akan berlansung. Mereka adalah sosok orang yang tangguh dan membutuhkan jiwa Start Action yang aktif.

Tipe Pemikir adalah tipe orang atau seseorang yang sementara terproses dalam suatu pengkaderan. Mereka harus mampu memberikan motivasi dan pemikiran cemerlang untuk tipe pekerja. Kelompok orang inilah yang membutuhkan kedewasaan untuk memulai tindakan, atau Start Action. Banyak dari tipe orang ini yang mengalami pasang surut dalam kedewasaan berpikir dan bertindak karena terobsebsi akan Start Dreming tipe kepentingan. Oleh karena itu dibutuhkan kematangan akan pengalaman dan kelihaian akan menganalisa suatu keputusan. Sehingga tidak heran kelompok orang ini bisa dimasukan dalam kelompok orang Start Action dan Start Dreaming

Tipe Kepentingan merupakan seorang atau sekelompok orang yang memiliki impian besar akan sesuatu. Mereka adalah pencetus suatu even dan bermimpi itu semua akan terjadi. Bukan hanya bekal pengalaman yang mereka dapati selama pengkaderan, namun dalam posisi ini kebutuhan akan semua pihak yang memotorinya harus terakomodir. Banyak aspek  yang menjiwai pemikirannya dan tak jarang kelompok orang inilah yang akan meramalkan sesuatu akan berjalan baik atau buruk. Agar mereka tidak dikatakan hanya bermimpi atau Start Dreaming, maka mereka harus memberikan wejangan, didikan dan sumber kehidupan bagi kedua aspek tipe orang dibawahnya, yakni tipe pemikir dan tipe pekerja.

Dalam organisasi yang sementara kugeluti, yakni GMKI Cabang Manado, aku masuk dalam kategori Tipe Pekerja dan membutuhkan banyak energi untuk Start Action. Namun seiring dengan proses pengkaderan aku juga dituntut untuk dapat masuk dalam kelompok Tipe Pemikir, sehingga mau tidak mau aku harus menyukseskan Start Dreaming nya Tipe Kepentingan. Dengan kata lain untuk masuk menjadi kelompok Tipe Pemikir dibutuhkan suatu proses pengkaderan yang cukup memakan waktu dan tergantung kemampuan kita tentunya. Apa lagi untuk sampai dalam kelompok Tipe Kepentingan, selain dibutuhkan waktu prsoes pengkaderan yang sangat lama, kematangan dan kejeniusan dalam mengambil keputusan sangat berpengaruh.

Banyak dari kita salah kaprah akan tipe kelompok ini. Ada yang mengaku “Aku inikan tipe kelompok Pemikir” atau “Ah, kamu dong yang bekerja, aku sedang sibuk nih mengerjakan planning kita”. Nah lho, kalo semua mengaku Tipe Pemikir dan Tipe Kepentingan, trus siapa dong yang mau jadi Tipe Pekerja…..?

Ingat, bangsa Indonesia memerlukan kader pemimpin yang hebat, lihai dan jenius. Itu semua memakan banyak waktu dan ketekunan. Bangsa kita tidak membutuhkan kader instant, asal jadi dan banyak uang. Bangsa kita butuh kader pemimpin yang handal dan dapat dipercaya. Bangsa kita butuh kader yang Stop Dreaming and Start Action now……

Nah lho, kalo kamu sekarang sementara di tipe kelompok mana????


Tentang zuckh

Suka hal yang baru, lebih dan panas.
Pos ini dipublikasikan di Pengalaman, Sharing Knowledge. Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s