Temu Forum Senior Member/Friends GMKI, sebuah catatan kaki


Ada nuansa yang berbeda ketika aku mengikuti acara Temu Forum Senior Member/ Friends GMKI di Sintesa Peninsula Hotel. Nuansa kekeluargaan yang kental mewarnai acara itu dari awal hingga akhir. Kalau aku perhatikan, sebenarnya acara ini merupakan bentuk dari acara reuni/ kumpul – kumpul dari kalangan senior – senior GMKI, demi menjaga eksistensi organisasi tercinta mereka, GMKI.

Sebenarnya tujuan dari Foum Senior Member/ Friends ini adalah untuk mendukung upaya – upaya GMKI agar menjadi organisasi yang lebih besar dan mandiri, memelihara tali kekeluargaan antar anggota GMKI (terajutnya benang biru), serta dapat menyumbangkan pemikiran – pemikiran cerdas bagi GMKI dan bangsa kita.

9 kegiatan yang telah dilakukan Forum ini semasa periode 2004 – 2009 adalah sebagai berikut :

  • Diskusi tematis (mengangkat tema – tema penting terhadap 3 medan pelayanan yang dialaksanakan di Student Center)
  • Pertemuan bulanan (diskusi – diskusi tematis dan sharing bersama)
  • Pendampingan kepada adik – adik BPC GMKI Manado (arahan, konsultasi dan dukungan dari belakang)
  • Penanganan Student Center (sertifikasi dan status hak kepemilikan tanah, renovasi dan pemeliharaan infrastruktur BPC GMKI Manado)
  • Menjaga hubungan dengan Gereja ( pergumulan gereja yang juga menjadi pergumulan GMKI, persiapan Sidang Raya Gereja, dll)
  • Membina hubungan dengan Perguruan Tinggi
  • Membina hubungan antara BKS PGI dan GMKI
  • Pelaksanaan acara – acara khusus (Natal, Kerjasama dengan GSKI, GAMKI, pelaksanaan in-memoriam dan pemberian jasa kepada senior yang telah berjasa kepada GMKI dan bangsa)

Acara ini dibagi atas 4 sesion, yakni Ibadah, Opening Speach dari senior Fredy Sualang (Wakil Gubenur Sulawesi Utara), Diskusi Tematis dari senior Ramoy Luntungan (Bupati Minahasa Selatan) dan Pemilihan pengurus baru dari Forum Senior Member/ Friends GMKI.

Beberapa Opening Speach yang disampaikan senior Fredy Sualang berupa :

  • Permasalahan yang dihadapi Gereja akan terciptanya denominasi Gereja yang tiap hari makin bertambah
  • Reformasi Negara, yang masih menerapkan proseduralnya ketimbang sistim pemerintahannya
  • Permasalahan Perguruan Tinggi (BHP dab Perguran Tinggi UKIT)
  • Himbauan untuk mensukseskan WOC

Hasil studi tematis yang disampaikan oleh peserta forum, berupa:

  • Peranan gereja dalam dinamika politik Negara, sehingga gereja dalam kancah politik negara menjadi invisible church
  • Penanganan kegiatan internasional di Manado, yakni WOC dari persiapan hingga setelah kegiatan WOC
  • Kemampuan leadership dari kader GMKI
  • Dualistik politik yang mempengaruhi peranan gereja
  • Sistim demokrasi yang lebih mengutamakan konteks procedural ketimbang substansinya
  • GMKI yang harus terus menatap kedepan, bukan hanya membanggakan kejayaan masa lalu
  • Antisipasi pengaruh BHP dalam kemajuan Perguruan Tinggi di Sulawesi Utara
  • Kader GMKI bukan hanya hebat dalam berbicara namun memberikan tindakan pasti dalam solusi
  • GMKI yang sudah tidak lagi menjadi garam
  • Permasalahan yang di hadapi gereja untuk menjadi satu dalam hal penyembahan kepada Allah Tri Tunggal Kita
  • Peningkatan penelitian di Perguruan Tinggi sehingga dapat memberikan produk yang dibutuhkan daerah

Isu – isu penting yang di dapat dari acara ini adalah:

  • Gereja

    Anggapan beberapa gereja yang masih menilai politik itu adalah kotor dan kecenderungan gereja untuk melakukan politik praktis ketimbang gereja yang melakukan politik kritis

  • Perguruan Tinggi

    Kualitas perguruan tinggi di Sulawesi Utara yang masih lemah dari segi mutu, produk – produk penelitian yang belum mampu menjawab permintaan masyarakat daerah, serta lemahnya institusi kita dalam melakukan penelitian. Pengkajian lebih dalam pada UU BHP, sehingga melalui BHP perguran tinggi kita menjadi lebih baik dan tidak terjebak kedalamnya

  • Masyarakat dan kehidupan berorganisasi

    Sistim demokrasi yang mengutamakan procedural dan cenderung berubah menjadi demokrasi deficit atau zero demokrasi

    Jebakan money politk dalam kampanye partai politik yang meninggalkan hati nurani rakyat

    Instrumen – instrumrn demokrasi yang belum mampu memberikan kesejahteraan bagi rakyat, sehingga rakyat mulai mempikirkan kembali tentang demokrasi yang sederhana (terjadinya dialetika demokrasi).

    Ketidakpercayaan rakyat akan sistim demokrasi menyebabkan demokrasi menjadi sistim feodal

  • GMKI sebagai organisasi

    Kembali ke institusi GMKI dan Forum Senior

    Menjalankan kembali kajian – kajian akan Alkitab dan study meeting

    Memegang teguh prinsip organisasi

Adapun pengurus baru Forum Senior GMKI Manado Periode 2009 – 2014 yang terpilih adalah

Ketua: Jeremia Damongilala

Wakil Ketua I: Ronny Maramis

Wakil Ketua II: Maartianus Baroleh

Sekretaris: Goinpeace Tumbel

Wakil Sekretaris: Libbi Sinsuw

Bendahara: Julia Rondonuwu

Assisten Bendahara: Rubby Rumpesak

Hmm…..Peninsula Hotel, keren banget 🙂 🙂

Iklan

Tentang zuckh

Suka hal yang baru, lebih dan panas.
Pos ini dipublikasikan di GMKI. Tandai permalink.

2 Balasan ke Temu Forum Senior Member/Friends GMKI, sebuah catatan kaki

  1. dr. Ricky C. Sondakh berkata:

    Shalom,
    Sebenarnya tulisan saya ini tidak dimaksudkan untuk mencederai Forum yang sudah terlaksana dengan baik ini tetapi ini merupakan unek-unek saya terhadap sifat dari beberapa senior yang ternyata mau makan walaupun tidak bekerja. Kenapa saya katakan ini, saya sebagai sekretaris Tim Kerja sekaligus penggagas terbentuknya Forum Komunikasi Senior Members/friends GMKI Manado, ketika saya menjadi Ketua BPC GMKI Manado periode 1998-2000. Mengapa saya katakan ini, karena acara temu senior tersebut dirusak oleh orang-orang yang hanya mengejar ambisi dan kehormatan manusia. Bayangkan saja organisasi kader seperti ini dirusak oleh mereka yang tidak tahu malu, bahkan menginjak injak harkat dan martabat organisasi demi kepentingan mereka sendiri. Dimana ada pimpinan sidang memilih pengurus senior members sedangkan mekanisme pertanggung jawaban dll tidak dilaksanakan. Dan mereka dengan seenaknya membuat periodisasi pengurus yang sampai 5 tahun inikan gila.
    Bagi saya jika Seluruh pengurus yang terpilih sadar bahwa mekanisme yang terjadi tidak sesuai dengan aturan organisasi dinmana BPC GMKI yang memberikan mandat kepada pengurus baru tidak dilibatkan maka mereka harus malu dengan hal tersebut.

  2. zuckh berkata:

    Shalom senior,
    Saya sependapat dengan senior akan hal ini, dimana banyak sekali kecenderungan senior – senior GMKI yang telah mulai melupakan warna dasar GMKI itu sendiri. Menurut saya, hal ini dikarenakan adanya hasrat untuk menjadi penguasa dunia, dengan GMKI sebagai batu loncatan…..

    Hal ini juga di rasakan pada anggota GMKI Manado lainnya, yang hingga sampai saat ini telah mengalami penurunan drastis akan makna ber-GMKI. Kemungkinan hal ini di sebabkan kurangnya sistim pengkaderan yang dilakukan oleh BPC GMKI Manado kepada anggotanya.

    Oleh karena itu, untuk meminimaliskan alasan susahnya mendapatkan materi untuk pengkaderan, maka kedepannya, BPC GMKI Manado, akan menyertakan file2 materi PDSPK melalui blog ini. Sehingga komisariat manapun yang ingin mengadakan pelatihan2, diskusi kelompok, maper, dll, dapat mengunduh materi2 tersebut dengan mudah.

    Terima kasih atas masukannya senior dr. Recky…

    Ut Omnes Unum Sint

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s