Vote Earth Hour, Save Our Earth


Panas banget suhu pagi ini, trus palingan ntar malam suhunya dingin banget. Hujan yang ngga menentu. Oh, bumi-ku ada apa dengan dikau.

Tapi untungnya, manusia yang hidup di dunia ini telah menyadari fenomena kejanggalan pada bumi kita ini sejak lama. Dan salah satu solusi untuk mengatasi persoalan ini adalah dengan melakukan penghematan energi semaksimal mungkin.

28 Maret 2009, untuk pertama kalinya diadakan kampanye penghematan energi ini. Jakartapun dipilih sebagai kota pertama untuk mengadakan kampenye global ini.  Dari salah satu artikel blog yang kubaca menyebutkan bahwa :

Jika kampanye Earth Hour ini sukses dilakukan di Jakarta maka ada beberapa catatan yang didapat yaitu :

– Mengurangi emisi sekitar 284 ton CO2

– Menyelamatkan lebih dari 284 pohon

– Menghasilkan O2 untuk lebih dari 568 orang

– Mengurangi beban biaya listrik Jakarta sekitar Rp 200 juta

–  Efisiensi 300MW, daya segini cukup untuk mengistirahatkan 1 pembangkit listrik

Bayangkan saja, hanya untuk satu kota saja, ngefeknya untuk bumi kita ini udah luar biasa, bagaimana kalo seluruh kota di Indonesia pada berpartisipasi dan bayangkan juga kalo seluruh negara juga pada ikut nimbrung dalam kegiatan penyelamatan bumi ini. Luar biasa…..

Nah, lho…trus kenapa musti kota Jakarta yang mewakili kota di negara tercinta kita ini. Berdasarkan erth hour indonesia, menyebutkan :

Konsumsi listrik di Indonesia masih terkonsentrasi di Jawa, yakni pada 2007 mencapai sekitar 77% dari konsumsi nasional, dan sekitar 20% pengguna listrik di Indonesia berada di Jakarta, sedangkan untuk pasokan listrik di daerah lain di Indonesia masih berbagi dalam jumlah yang lebih kecil.

Total konsumsi listrik wilayah DKI Jakarta dan Tangerang adalah 23% dari total konsumsi listrik di seluruh Indonesia, dengan komposisi terbesar sebagai berikut:

• 34% berasal dari sektor rumah tangga (sebagian besar di DKI Jakarta)

• 30% berasal dari sektor industri (sebagian besar di Tangerang)

• 29% dari sektor bisnis (sebagian besar di DKI Jakarta)

Dengan kata lain memadamkan lampu di DKI Jakarta 1 jam, sama dengan:

300MW (cukup untuk mengistirahatkan 1 pembangkit listrik dan menyalakan 900 desa)
Mengurangi beban biaya listrik Jakarta sekitar Rp 200 juta
Mengurangi emisi sekitar 284 ton CO2
Menyelamatkan lebih dari 284 pohon
Menghasilkan O2 untuk lebih dari 568 orang
Luar biasa kan ngaruhnya buat bumi tersayang ini. Nah sekarang pr buat kita semua adalah:
“Gerakan jari mungilmu untuk menyelamatkan
dunia yang besar ini”
Oh iya, gelap-gelap kayak ntar malam, tanganya tolong di jaga yah….🙂🙂

Tentang zuckh

Suka hal yang baru, lebih dan panas.
Pos ini dipublikasikan di Pengalaman. Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s