Belajar Bekerja Keras, Cerdas dan Iklas


Beginilah tahapan pada saat kita bekerja:

  • Giatlah untuk “Bekerja dan Belajar“, saat engkau berumur 20 thn – 30 thn.
  • Berusahalah untuk selalu “Bekerja Keras“, pada saat umurmu berkisar 30 thn – 40 thn
  • Ingatlah untuk “Bekerja Cerdas“, pada saat umurmu berkisar 40 thn – 50 thn
  • Pastikanlah untuk “Bekerja Iklas“, saat umurmu menjelang 50 tahun keatas.

Motivasi tersebut sudah lama tak kudengar semenjak masa pembidanganku di Kantor Pusat. Dan kemarin saat acara pisah sambut oleh General Manager (GM) lama ke General Manager (GM) baru, motivasi tersebut kembali mencuat dan itu membuat perasaan jiwa mudaku kembali mendidih.

Menurutku, motivasi tersebut tidaklah dimaksud untuk menyesuaikan diri dengan motto baru kami yakni: “Bekerja, Bekerja dan Bekerja“. Namun motivasi tersebut, memberikan sebuah gambaran bahwa dalam setiap kehidupan kita mempunyai siklus.

Tergantung dari kita semua, berada pada tahapan mana saat ini. Kalau aku sendiri, masih Bekerja dan Belajar. semoga ngga kelamaan aku belajarnya, ntar jadinya Belajar dan Belajar terus (nggak pinter2).

Sebagai penutup, aku mau mengucapkan selamat datang bagi GM baru kami, izinkan kami yang masih “Bekerja dan Belajar” ini menopang visi dan misi anda, dan kepada mantan GM kami, terima kasih atas kepercayaan yang telah anda berikan kepada kami dan selamat menjalani tugas baru anda. Tuhan memberkati kita semua.

Dipublikasi di Motivasi, Pengalaman, PT. PLN (Persero) | 2 Komentar

Kumpulan Kunci Sukses


Aku menulis ini bukan karena diriku telah sukses meraih apa yang kuimpikan, juga bukan karena diriku sudah menjadi panutan khalayak umum untuk menjadi sukses. Hanya ingin berbagi seputar kalimat bijak, yang menurut aku, kalimat-kalimat ini bisa menjadi pembangkit semangat hidup kita, untuk menjadi sukses. Tentunya, sukses itu bisa kita raih, apabila kita telah melewati berbagai hal dalam proses kehidupan kita. Itulah yang disebut pengalaman.

Aku pengen masak sayur Kangkung Cah. Tapi aku ngga tahu bagaimana cara memasaknya. Dengan modal sok tahu, aku browsing di internet. Akhirnya aku dapat beberapa resep masakan Sayur Kangkung Cah. Aku pun membeli bahan-bahan yang sesuai petunjuk di artikel tersebut. Aku takarin tiap bumbu-bumbu sesuai arahan artikel tersebut. Dan akhirnya jadi deh Sayur Kangkung Cah ala Cheff Zuckh.

Awalnya, terlalu asin. Kedua kali aku coba (masih tetap melihat artikel tersebut), ternyata terlalu kering. Ketiga kali aku coba (masih tetap melihat artikel tersebut) sudah semakin gurih rasanya. Berikutnya aku coba kembali tanpa melihat artikel tersebut, ternyata aku bisa. Dan seterusnya hingga sekarang, aku sudah bisa berimprovisasi dengan masakan Sayur Kangkung Cah.

Dari ceritaku diatas (kisah nyata lho…), aku telah sukses membuat sayur Kangkung Cah ala Cheff Zuckh, dengan berbagai kombinasi, seperti tahu, tempe, daging, telur, dll. Dan teman-temanku, siap mengantri untuk mencicipi hasil masakanku,…

Sukses itu sendiri kalo aku terjemahkan secara bebas artinya berhasil menggapai sesuatu yang kita citakan, dengan melalui banyak rintangan. Dengan kata lain, menjadi sukses tidaklah semudah membalikan telapak tangan. Tapi membutuhkan pengorbanan. Bahkan, memulai sesuatu yang baru, mempelajari hal yang baru, bisa dikatakan awal dari kesuksesan. Tinggal tujuan kita itu yang harus dipertajam.

Lalu apa yang menjadi parameter kesuksesan? Menurutku, seseorang bisa menjadi sukses, apabila segala usahanya telah berhasil mendapatkan penghargaan dari orang-orang disekitarnya. Sukses itu ibaratnya sebuah pengakuan orang lain terhadap keberhasilan seseorang. Sukses tidaklah datang dari pengakuan diri sendiri, namun sukses itu datang dari kemauan kita.

Sukses adalah sebuah produk keberhasilan. Bila ingin sukses, jagalah produk yang kita hasilkan. Kembangkan produk tersebut, dan bagikan kepada orang lain (transfer knowledge). Izinkan orang lain merasakan manfaat dari produk yang kita hasilkan. Karena sukses itu diberikan oleh mereka kepada orang-orang yang menghasilkan suatu produk. Bila anda tidak mau berbagi, maka sukses tidak datang.

Namun seseorang yang telah mendapatkan pengakuan dari orang lain atas kesusksesanya, tidaklah bisa bertahan terus menerus. Karena sukses itu sifatnya sementara. Pengakuan sukses bisa berubah menjadi kegagalan. Artinya bila kita telah mendapatkan pengakuan sukses dari orang lain, kita harus bisa mempertahankan dan mengembangkannya.

Ibaratnya sebuah pisau yang harus kita asah terus menerus. Maka kemauan kita untuk belajar dan mencoba harus terus dipertahankan. Bahkan harus ditingkatkan. Salah itu adalah hal yang wajar, dan ceroboh menandakan kita belum matang.

Oleh karena itu, mungkin beberapa kalimat-kalimat berikut ini bisa memacu semangat hidup kita untuk mencapai kesuksesan.;

28 April 2011

  1. Belas kasihan adalah gambaran hati Allah bagi dunia ini. Sudahkan Anda memilikinya? Dunia ini sedang menantikan Anda.
  2. Jika Anda dikritik, tertawalah karena Anda Bukan orang pertama yang mengalaminya.
  3. Jawaban bagi hidup Anda sudah tersedia. Kelalaian melakukan firmanNya lah yang membuat kita menemukan jalan buntu.
  4. Walaupun setiap orang melakukan ketidakbenaran, tetap persembahkanlah diri Anda kepada kebenaran sesulit apapun jalan kearah itu.
  5. Iman yang memindahkan gunung sudah ada didalam setiap kita. Bagian kitalah untuk membangkitkan iman itu dalam diri kita.
  6. Kita adalah pahlawan bagi diri kita bila kita mau dan mampu mengalahkan diri kita sendiri.
  7. Masa depan adalah milik orang yang yakin pada keindahan mimpi-mimpi mereka.
  8. Milikilah cara pandang Tuhan dalam hidup maka Anda akan melihat kehidupan dengan penuh antusias.
  9. Menegur bukanlah hal yang gampang untuk dikerjakan tapi harus dilakukan untuk membangun orang lain dan juga diri kita sendiri.
  10. Uang adalah hamba yang baik tetapi sekaligus bisa menjadi tuan yang jahat. Sikap hati Anda terhadap uanglah yang akan menentukan hasil akhirnya.
  11. Dukungan yang kecil yang Anda lakukan dengan kasih dapat mengubah hidup seseorang untuk selamanya.
  12. Bersabarlah, maka Anda akan terhindar dari Konflik dan menerima buah yang berlimpah pada akhirnya.
  13. Ketika kekuatan manusiawi berakhir, kuasa Tuhan menjadi sempurna.
  14. Menikmati dan mensyukuri hidup yang dianugerahkan tuhan bagi Anda adalah kunci kebahagiaan sejati.
  15. Belajar untuk diam adalah belajar menemukan rahasia hati yang tak dapat kita temukan dengan terus berkata-kata.
  16. Allah kita bukanlah Allah “seadanya”, Dia selalu memberikan lebih dari yang pernah kita harapkan.
  17. Iman Anda nyata dari dampak yang Anda berikan bagi kehidupan orang lain disekitar Anda.
  18. Kedewasaan dan integritas Anda yang penuh tanggung jawab dalam melakukan segala sesuatu.
  19. Kondisi hati anda akan menentukan kemenangan dan kekalahan Anda dalam menghadapi segala pergumulan hidup.
  20. Lakukan yang terbaik yang Anda bisa, sisanya biar Tuhan yang lakukan.
  21. Pekerjaan dengan melibatkan Tuhan didalamnya mampu meneyelesaikan banyak hal yang tak mampu diselesaikan secara manusia

Sukses ada karena usaha kita. Sukses datang bukan dari diri kita, tapi hasil pengakuan orang lain. Sukses bisa meninggalkan kita, bila usaha yang kita bangun tidak kita jaga, tidak kita kembangkan dan tidak kita teruskan kepada orang lain. Menjadi sukses itu mudah. Hanya usaha dan kemauan kita yang sering menghalangi sukses itu datang. Sukses bukan berarti kita telah bahagia. Karena kebahagian mempunyai makna yang lebih luas dari kesuksesan.

Mari kita raih kesuksesan kita…

@Terimakasih untuk Ibu Elizabeth (Staff Perencanaan Sipil PT, PLN (Persero) UIP RING SULMAPA yang selalu berbaik hati memberikan renungan hidup tiap minggu.

@Kontent kalimat2 kunci sukses disadur dari Warta Jemaat GBI Filadelfia Blessing Family, Makasar (www.filadelfia-mks.com)

Dipublikasi di Pengalaman | 5 Komentar

Memulai hal yang baru


Hampir 4 bulan lamanya aku “mati suri” dalam dunia bloging. Tapi untuk urusan approval komentar, saran maupun kritikan untuk tiap artikel yang aku tulis dalam blog ini masih tetap aku lakukan kok. Hanya nulis artikelnya aja yang mulai “mampet”.Ini dikarenakan aku harus mengikuti Rekruitmen PT. PLN (Persero) pada tahun 2010 silam. Dan beberapa minggu lalu (sebelum aku muat tulisan ini), aku dinyatakan lulus dalam Telaahan Staf (TS). Puji syukur kepada Tuhan, akhirnya aku tinggal menunggu secarikkertas yang sangat berharga, yakni SK Pengangkatan Pegawai PT. PLN (Persero).

Singkat cerita, kini aku udah menetap di kota yang terkenal dengan cotonya. Yakni kota Makasar. Alasan mengapa aku menetap di kota Makasar, karena penempatan On Job Training (OJT) oleh PT. PLN (Persero) PUSDIKLAT. Kini aku banyak menghabiskan waktu di kantor PT. PLN (Persero) Proyek Induk Pembangkit dan Jaringan (PIKITRING) untuk wilayah kerja Sulawesi, Maluku dan Papua (SULMAPA) di bagian Perencanaan Umum. Kesannya mirip Dinas PU (Pekerjaan Umum) ya…?

Banyak temanku yang bilang, lho kok orang Teknik Sipil kerjanya di PT. PLN (Persero)? Ada juga yang mengatakan: “Kalo anak Teknik Sipil tuh kerjanya ya di Dinas PU, di kontraktor, konsultan atau nggak jadi dosen, bukan di PT. PLN (Persero). PT. PLN (Persero) itu lebih butuh anak Teknik Elektro dan Teknik Mesin. Anak Teknik Sipil sih cuma bikin susah aja kalo masuk ke PT. PLN (Persero)“. Yang paling parah tuh ada temanku yang sempat bilang “Ohh…udah nggak mampu lagi ya bersaing dengan anak Teknik Sipil lainnya sampai-sampai kamu coba beralih ke ladang pekerjaanya anak Teknik Elektro“. Dan masih banyak lagi…. 😦😦😦

Sempat down juga sih waktu dibilangin kayak gitu. Sepertinya ingin kuinjak-injak deh mereka itu, wakaka……. J. Tapi semuanya itu mulai berubah ketika aku memperkenalkan PT. PLN (Persero) unit Proyek Induk Pembangkit dan Jaringan (PIKITRING), yang ntar lagi namanya mau berubah menjadi Unit Induk Pembangun Jaringan SULMAPA. Dengar judulnya aja udah pada tahukan, kalo disini tuh markas besarnya anak Teknik Sipil, Teknik Geologi, Teknik Lingkungan. Tapi tetap aja dibutuhkan anak Teknik Elektro dan Teknik Mesin dan ilmu studi lainnya. Karena konstruksi yang nantinya kita bangun akan digunakan untuk pekerjaan yang berhubungan dengan Tenaga Listrik dan Pembangkitnya.

Setelah berjalannya waktu, tepatnya 3 minggu sebelum aku ujian Telaah Staf (TS) aku ditunjuk oleh Direksi Pekerjaan untuk menjadi Pengawas Pekerjaan F/S, Detail Design dan UKL/UPL PLTM Belengan. Tiga hal yang menarik dari penunjukan ini. Pertama; aku bangga, mendapatkan kepercayaan yang besar. Kedua: aku senang, akhirnya bisa pulang Manado, karena kalau ke Tahuna mesti transit ke Manado. Dan yang Ketiga: aku stress, karena tulisan Telaahan Stafku belum selesai dan belum ditanda tangani oleh mentorku.

Kabupaten Kepulauan Sangihe merupakan bagian integral dari Propinsi Sulawesi Utara, dengan ibukota Tahuna. Berjarak sekitar 142 Mil Laut dari Ibukota Propinsi Sulawesi Utara, Manado, terletak antara 2° 4’13” – 4° 44′ 22″ Lintang Utara dan 125° 9′ 28″ – 125° 56′ 57″ Bujur Timur, berada diantara Pulau Sulawesi dengan Pulau Mindanao (Republik Philipina), sehingga Kabupaten Kepulauan Sangihe dapat di kategorikan “Daerah Perbatasan”.

 

Pada kesempatan ini aku ingin sekali berbagi pengalaman seputar perjalananku (tugas dinas) ke Tahuna. Dari Manado menuju Tahuna dapat ditempuh dengan 2 cara, pertama; menggunakan transportasi udara dan kedua menggunakan transportasi laut. Khusus untuk transportasi udara, sampai tulisan ini aku muat hanya tersedia hari selasa dan kamis. Sedangkan menggunakan moda transportasi laut bisa setiap hari. Tersedia “Kapal Cepat” (waktu tempuh ±5 jam) dan “Kapal Malam” (waktu tempuh 8 jam dan hanya berangkat pada pukul 7 malam).

Karena perjalananku (tugas dinas) adalah survey investigasi sungai untuk PLTM, maka tujuanku adalah sungai. Ada 4 lokasi sungai yang kami tuju:

  1. Sungai Belengang

    Dari penginapan kami (pusat kota) menuju Sungai Belengan ditempuh dalam waktu ± 1 jam. Letaknya di Desa Belengang. Dan sungai ini pada tahun 1968 dan 2008 pernah membawa bencana banjir badang dan menewaskan puluhan penduduk. Sayangnya potensi sungai ini tidak memungkinkan untuk dibangun PLTM.

  2. Sungai Lelipang B

    Dari penginapan kami (pusat kota) menuju Sungai Belengan ditempuh dalam waktu ± 2 jam. Terletak di Desa Lelipang B. Yang menarik dari sungai ini adalah, air terjunnya. Walupun tidak terlalu tinggi namun nuansa alam yang diberikan sangat menyegarkan. Selain itu penduduk disini sangat ramah, bahkan setelah melakukan survey investigasi, kami diberikan makanan dan minuman oleh penduduk sekitar, mungkin mereka merasa kasihan kali ya sama kami, solannya basah kena hujan, wakaka….. JJJ).

    Oh iya, ternyata disungai ini banyak hidup udang sungai. Yang oleh penduduk sekitar banyak ditangkap. Walaupun cara menangkapnya agak ekstrim, pake setrum aki. Untung aja dilarang menangkap menggunakan racun, kalo nggak dilarang bisa rusak deh ekosistim sungai ini.

  3. Sungai Ulu Pelilang dan Pelelangen

    Tujuan kami kesini adalh untuk membandingkan kondisi sungai Ulu Pelilang dengan sungai lainnya. Karena potensi sungai ini telah dimanfaatkan oleh PT. PLN (Persero) untuk PLTM UPEL dengan daya terpasang up to 1.00 MW atau 1000 kW. Selain itu cabang dari sungai Ulu Pelilang, sepertinya berpotensi untuk dibangun PLTM.

  4. Sungai Laine

    Sungai Laine, terletak di Desa Laine Kecamatan Manganitu Selatan. Seperti biasa, tidak lengkap rasanya kalau sungai ini tidak kami survey. Perlu diketahui, dari studi peta, sungai ini memiliki catchment area yang cukup besar. Sehingga kami musti mendatanginya. Sesampainya disana, kami cukup kaget, ternyata sungai ini sangat indah. Karena keindahannya, sungai ini oleh Pemda setempat telah dijadikan sebagai tujuan wisata. Terdapat 3 air terjun yang menjadi daya tarik pengunjung wisata. Bahka telah dilengkapi fasilitas peristirahatan. Oleh masyarakat sekitar, sungai ini juga telah dimanfaatkan untuk PLTM dengan kapasitas terpasang 300 kW. Cukup buat kebutuhan desa Laine dan sekitarnya.

Belum puas rasanya mengunjungi sungai-sungai di Kabupaten Kepulauan Sangihe. Tapi aapa daya waktu juga yang harus mengakhiri perjalananku (tugas dinas). Namun dalam waktu dekat ini, setelah data-data dari beberapa sungai yang kami himpun selasai diolah, maka kami-PT. PLN (Persero) PIKITRING SULMAPA akan kembali kesana untuk melakukan pengukuran topografi dan cita-cita masyarakat di Kabupaten Sangihe untuk segera mendapatkan pasokan energi listrik yang ramah lingkungan akan terwujud….

Special thanks: Untuk Pak Johan, Pak Willem, Pak Denny, Pak Leo, Pak Deddy dari PT. PLN (Persero) Cabang Tahuna dan Ranting Tamako atas segala bantuan yang diberikan. Biar kiranya segala usaha kerja keras kita untuk menerangi Indonesia semakin terwujud….

 

Dipublikasi di Pengalaman, PT. PLN (Persero), Sharing Knowledge | Tag , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , | 6 Komentar

Terima Kasih Pemuda dan Mahasiswa SULUT


Syallom…

Dari Student Centre GMKI Manado, Badan Pengurus cabang GMKI Manado bersama Seluruh Civitas GMKI yang adalah merupakan inisiator Aksi damai dalam menyikapi penyerangan terhadap HKBP, mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada:
1. Pemuda GMIM
2. Pemuda Katolik
3. PMKRI
4. LPMI
5. GSKI
6. GAMKI
7. LPMI
8. Senat Mahasiswa FISIP UNSRAT
9. HIMA IBA UNSRAT
10. PEMUDA KGPM

Dan kepada seluruh yang berpartisipasi dan turut menyukseskan kegiatan Aksi Damai pada 16 September 2010, dan informasi bahwa kegiatan ini akan tetap berlanjut dengan adanya Aksi damai selanjutnya, Seruan doa dan Puasa bersama serta permohonan pencabutan dan atau Judisial review terhadap SKB 2 MENTERI ….

Dengan berlansungnya Aksi Damai dari GERAM ANARKI (GERAKAN PEMUDA MAHASISWA ANTI KEKERASAN DI INDONESIA) SULAWESI UTARA, yang terdiri oleh:

Gerakan Mahasiswa Kristen Indonesia (GMKI), PEMUDA GMIM, PEMUDA KATOLIK, Persatuan Mahasiswa Katolik Republik Indonesia (PMKRI), PEMUDA HKBP, PEMUDA SINODE AM, Gerakan Siswa Kristen Indonesia (GSKI), Lembaga Pelayan Mahasiswa Indonesia (LPMI), Senat Mahasiswa FISIP UNSRAT,  HIMA Internasional Bussiness Administration UNSRAT, Organisasi2 lain yang akan siap bergabung.

Tuntutan AKSI Akibat Penyerangan ke HKBP

  1. Pemerintah harus Mencabut SKB 3 menteri, yang adalah salah satu akar permasalahan di negara ini.
  2. Pemerintah dan Negara harus membubarkan FPI, karena organisasi ini menjadi awal dan contoh tindakan anarkisme di Negara ini dan sekaligus membubarkan Organisasi2 Agama yang radikal.
  3. Pemerintah harus tegas dengan Jaminan Kebebasan beragama dan beribadah di Indonesia, karena menurut kami sangat lemah dalam hal ini.
  4. Pemerintah dianggap lemah dalam penegakan hukum dalam kasus2 seperti ini.
  5. Transparansi pemberitaan Media kepada warga terhadap sejumlah kasus seperti ini.
  6. Jika hal ini dibiarkan terus menerus, maka ada gejala Genosida atau pemusnahan massal yang berdasarkan SARA, dan perlu ada tindakan Internasional dalam menyelesaikan masalah ini.

Kegiatan yang telah terlaksana:
1. Hari Rabu, 15 September 2010 jam 16.00 Wita yaitu DOA dan PUASA sesama TEAM AKSI di Student Centre GMKI Manado
2. Hari Kamis, 16 September 2010 Jam 08.00 Wita yaitu AKSI DAMAI, TEATRIKAL, SERTA DOA BERSAMA yang akan dilaksanakan di Patung Wolter Monginsidi sebagai titik kumpul, POLDA SULUT, DPRD SULUT, ZERO POINT.

Oleh Karena itu Kami Atas Nama Team AKSI Mengundang Kepada saudara-saudari yang boleh berpartisi dalam Aksi ini, serta turut penguatan doa untuk kegiatan ini.

Tuhan Yesus selalu menyertai langkah kita. Amin

Ut Omnes Unum Sint

Dipublikasi di Batak, GMKI, Hutabarat, Manado, Motivasi, Orang Batak, Pengalaman, Sharing Knowledge | Tag , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , | 4 Komentar

Surat Rekomendasi GERAM ANARKI untuk DPRD Provinsi SULUT


Gerakan Pemuda Mahasiswa Anti Diskriminasi dan Kekerasan di Indonesia – Sulawesi Utara (GERAM ANARKI) adalah salah satu bentuk keprihatinan dari pemuda dan mahasiswa di Sulawesi Utara atas tindakan DISKRIMINASI dan KEKERASAN yang telah dan sementara melanda di negeri tercinta kita, yakni Indonesia. Mereka yang bersatu dalam GERAM ANARKI ini adalah GMKI se SULUT, PMKRI se-SULUT, Pemuda GMIM, Pemuda KATOLIK, Pemuda BATAK se-SULUT, Pemuda SINODE AM, LPMI, GSKI, GAMKI, SEMAH FISIP UNSRAT dan HIMAJU IBA UNSRAT.

Setelah meyatakan sikap kepada pihak Kepolisian Republik Indonesia melalui Kepolisian Daerah Sulawesi Utara, GERAM ANARKI melanjutkan Aksi Damai mereka menuju kantor Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Provinsi Sulawesi Utara (DPRD Prov. SULUT). Setelah melakukan orasi dan kampanye di depan kantor Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Provinsi Sulawesi Utara (DPRD Prov. SULUT), Aksi Damai inipun di tanggapi oleh anggota dan ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Provinsi Sulawesi Utara (DPRD Prov. SULUT). Mereka juga ikut menyatakan dukungan atas Aksi Damai GERAM ANARKI dan turut menandatangani surat Rekomendasi Sebagai Sikap Masyarakat SULUT terhadap Pelanggaran Pasal 29 ayat (2) UUD 1945 dengan mengacu kepada TRITURA GERAM ANARKI SULUT.

Dalam aksinya terjadi perdebatan cukup lama antara GERAM ANARKI dan salah satu anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Provinsi Sulawesi Utara (DPRD Prov. SULUT). Hal ini disebabkan karena aksi pembakaran ban yang dilakukan oleh GERAM ANARKI di depan kantor Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Provinsi Sulawesi Utara (DPRD Prov. SULUT). Namun, aksi ini tetap dilanjuti dengan aman.

Menurut GERAM ANARKI, setelah mempelajari Pasal 45 UU No. 32 Tahun 2004 tentang Pemerintahan Daerah, Maka Anggota DPRD mempunyai kewajiban:

  1. Mengamalkan Pancasila, melaksanakan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 dan menaati segala peraturan perundang-undangan;
  2. Melaksanakan kehidupan demokrasi dalam peneyelenggaraan pemerintah daerah;
  3. Mempertahankan dan memelihara kerukunan nasional serta keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia;
  4. Memperjuangkan peningkatan kesejahteraan rakyat di daerah;
  5. Menyerap, menampung, menghimpun dan menindaklanjuti aspirasi masyarakat;
  6. Mendahulukan kepentingan negara diatas kepentingan pribadi, kelompok dan golongan;
  7. Memberikan pertanggungjawaban atas tugas dan kinerjanya selaku anggota DPRD sebagai wujud tanggung jawab moral dan politisi terhadap daerah pemilihannya;
  8. Menaati Peraturan Tata Tertib, Kode Etik dan sumpah/janji anggota DPRD;
  9. Menjaga norma dan etika dalam hubungan kerja dengan lembaga yang terkait

Maka dengan ini GERAM ANARKI menyatakan sikap untuk meminta DPRD Provinsi SULUT untuk mengeluarkan Surat Rekomendasi sebagai sikap masyarakat SULUT terhadap pelanggaran pasal 29 ayat (2) UUD 1945 dengan mengacu kepada TRITURA GERAM ANARKI SULUT

Selama perjalanan dari kantor Kepolisian Daerah SULUT menuju kantor DPRD Prov. SULUT, masayarakat sekitar pun banyak memberikan ruang jalan kepada GERAM ANARKI. Karena dukungan yang diberikan oleh masyarakat sekitar dan pengguna jalan inilah, maka kemacetan yang terjadi dapat dikurangi. Bahkan, dengan sukarela masyarakat sekitar memberikan minuman air mineral kepada para pemuda dan mahasiswa yang tergabung GERAM ANARKI dan beberapa masyarakat sekitarpun ikut menyerukan dukungan mereka.

Sebelum menutup Aksi Damai, GERAM ANARKI juga mempertunjukan aksi teatrikal. Dalam aksi tetrikal ini, terlihat bagaimana Si Be Ye bersama Si KapolRi berjalan bersamaan, dan mengacungkan jempol kepada jemaat HKBP, Penatua HKBP dan Pendeta HKBP dalam kegiatan beribadah mereka, Para Jemaat, Penatua dan Pendeta inipun mengenakan Ulos, sebagai penanda bahwa mereka adalah orang Batak. Dalam adegan teatrikal ini, digambarkan setelah ibadah selesai dan seluruh Jemaat, Penatua dan Pendeta HKBP berjalan pulang, tiba-tiba muncul seseorang yang menikam Penatua HKBP, dan memukul kepala Pendeta HKBP. Tidak hanya itu, kekerasan lainnya diperlihatkan oleh masyarakat sekitar yang melihat kejadian itu dengan melempari Penatua dan Pendeta HKBP dengan botol minuman, kertas dan benda lainnya. Tindakan aksi penganiyaan, kekerasan dan diskriminasi inipun dilihat Si Be Ye dan si KapolRi dengan sebelah mata. Bahkan setelah adegan pelemparan benda-benda kepada Penatua dan Pendeta HKBP, Si Be Ye dan si KapolRi menutup kedua mata mereka dengan kain, menutup mulut dan telinga namun mengacungkan 2 jempol.

Aksi Damai ini ditutup dengan menyanyikan lagu persatuan dan doa bersam. Aksi inipun merupakan sebuah langkah permulaan untuk Aksi Doa dan Puasa bersama-sama dengan seluruh Lintas Gereja dan Sinode Am pada tanggal 29-30 Agustus 2010

Semoga saja dari Aksi Damai yang dilakukan oleh GERAM ANARKI ini, saya, anda dan kita semua ini dapat menyadari bahwa Bangsa kita adalah bangsa yang memiliki keberagaman Suku, Agama, Ras dan Antar Golongan yang kesemuanya disatukan dalam wujud BHINEKA TUNGGAL IKA. Marilah kita hargai segala perbedaan yang ada pada kita.

Dipublikasi di Batak, GMKI, Hutabarat, Manado, Motivasi, Orang Batak, Pengalaman, Sharing Knowledge | Tag , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , | 1 Komentar