Feeds:
Tulisan
Komentar

Plat Dua Arah Metode DDM

Pusing dan pusing….! Itulah yang terlintas dalam benak pikiran kita, jika dalam waktu singkat ini kita harus menyelesaikan berbagai tugas besar yang diwajibkan pada mahasiswa. “Kalo nggak selesai tugasnya, aku nggak bakalan lulus, tapi kalo selesai tugas, tapi nggak dapat nge-jawab pertanyaan di ujian MID semester atau ujian Semester, aku juga pasti nggak bakalan lulus….maunya nih dosen apaan sih….????”

Yah kira-kira itulah yang dialami diriku (dulunya) dan juga sebagian besar teman-temanku yang masih berkutat di kampus Biru Teknik Sipil UNSRAT tercinta. Apalagi dengan desakan akan diberikan sanksi DO atau “ucapan terima kasih karena telah mencoba kuliah di Fakultas Teknik” bagi beberapa angkatan “tua” yang masih berkeliaran dikampus, membuat teman-temanku makin gelisah…..

Yah, untuk membantu meringankan kegelisahan itu, maka melalui blog ini, aku ingin sedikit berbagi ilmu (yang walaupun pada dasarnya aku juga masih hijau dalam dunia Teknik Sipil). Ditambah, kurangnya inisiatif teman-teman untuk mencari bantuan “responsi” di HMJS FT UNSRAT, membuat para “pejabat tinggi” di HMJS FT UNSRAT mengambil kebijakan untuk memberi bantuan dengan cara lain. Ya, inilah dia, blog-ku di jadikan tempat untuk menyebarkan sebagian contoh-contoh tugas besar (dalam bentuk file pdf.), yang tentunya udah lulus seleksi dong….

Kini giliran tugas beton plat dua arah metode DDM yang mendiami blog tercinta ku ini. Pada dasarnya perencanaan plat dua arah atau bahasa keren-nya two way slab concrete nggak jauh beda dengan perencanaan plat dua arah metode rangka ekivalen. Namun metode ini lebih mudah, karena kita lansung dapat menggunakan koefisien-koefisien yang telah disediakan oleh SNI. Karena kita lansung dapat menggunakan koefisien tersebut, makanya disebut perencanaan lansung (direct design).

Plat dua arah berbeda dengan plat satu arah. Dikarenakan pada perencanaanya plat dua arah menggunakan tulangan arah memanjang dan tulangan arah melebar yang saling bersilangan satu sama lainnya. Boleh saling tegak lurus, boleh juga membentuk sudut. Dan tulangan arah melebar musti berada diatas tulangan memanjang, nggak boleh ketukar. Alasanya??? Yah ada beberapa pasal dalam SNI yang menjelaskan tentang maksud ini, dan ntar bisa terlalu panjang tulisan ini bila aku menempatkannya pada blog ini (alasan lain karena aku malas ngetiknya, wkakakakaka….!!)

Step perencanaan plat dua arah metode DDM sebagai berikut:

  1. Menentukan dimensi elemen-elemen struktur dan level beban hidup

    Plat Dua Arah DDM-01

    Plat Dua Arah DDM-02

  2. Menghitung pembagian momen rencana pada plat dan balok

    Plat Dua Arah DDM-03

    Plat Dua Arah DDM-04

  3. Merencanakan tulangan plat

    Plat Dua Arah DDM-05

    Plat Dua Arah DDM-06

  4. Kombinasi pembebanan

    Plat Dua Arah DDM-07

  5. Gambar

    Plat Dua Arah DDM-08

Untuk yang membutuhkan dan hanya sebagai bahan referensi silahkan donlot dihalaman arcieve…Semoga membantu, viva Teknik Sipil

Saatnya yang muda berkreasi…..

Banyak cara yang dilakukan kawanua Sulawesi Utara dalam mensukseskan WOC dan CTI Summit 2009 di kota Manado. Ada yang menuangkannya dalam bentuk seni lukis (seperti Sonny Lengkong), tulisan tulisan ilmiah, foto-foto dibawah laut Taman Laut Bunaken sampe dengan menciptakan sebuah lagu.

SAMUDERA, sebuah judul yang membuat kita sadar bahwa dunia begitu luas dan manusia begitu kecil dihadapannya.

perbaikan lirik oleh:DonfreePiyoh

Coba kau tengok di lautan luas
Samudera memanjang membentang luas
Tak sadarkah, kita kecil dihadapanNya
ho…ho…

Lihat apa yang t’lah kita buat
Terlalu berharga atau mengada
Tak sadarkah
Dunia begitu luas ‘tuk kita tidur-tidur saja

Hari-hariku berjalan begitu cepat
Rotasi bumi seakan tak pernah lelah
Kau yang diam, termenung, menganga
Kau tunggu siapa
But nobody is here

Hari-harimu ‘kan makin berharga
Cobalah larilah sekuat tenaga
Kau kan mampu meraih semua yang kamu impikan
Karena semua mungkin

Coba kau tengok di lautan luas
Samudera memanjang membentang luas
Tak sadarkah, kita kecil dihadapanNya
ho…ho…

Lihat apa yang t’lah kita buat
Terlalu berharga atau mengada
Tak sadarkah
Dunia begitu luas ‘tuk kita tidur-tidur saja

Terlalu banyak berharap jangan pikir bisa
Ikuti irama bumi
Dia pun tak tidur
Terus bekerja

Hari-harimu ‘kan makin berharga
Cobalah larilah sekuat tenaga
Kau kan mampu meraih semua yang kamu impikan
Karena semua mungkin

Coba kau tengok di lautan luas
Samudera memanjang membentang luas
Tak sadarkah, kita kecil dihadapanNya
ho…ho…

Lihat apa yang t’lah kita buat
Terlalu berharga atau mengada
Tak sadarkah
Dunia begitu luas ‘tuk kita tidur-tidur saja
‘Tuk kita bermalasan saja
‘Tuk kita tidur-tidur

syair, liric, arragement song by Tabled Band

Sebuah video klip dan lagu yang dibuat oleh indie band asal Kota Tomohon, Sulawesi Utara untuk menyambut WOC 2009. Lokasi gambar dalam klip, Tomohon, Manado dan BUNAKEN.

Semakin menarik aja nih WOC & CTI Summit Manado 2009.

Sumber:DonfreePiyoh

woc

marijo torang sukseskan “WOC & CTI Summit”.

Manado, 11-15 Mei 2009

Manado makin cantik aja…..

Ya, semenjak Manado dipercayakan menjadi tuan rumah WOC dan CTI Summit 2009, pemerintah dan masyarakat tak henti – hentinya merombak wajah kota Manado dari yang sudah baik menuju lebih baik.

Mulai dari permasalahan pedagang kaki lima, kebersihan, hingga infrastruktur pendukung WOC dan CTI Summit teratasi sudah. Yah, walaupun masih ada banyak kekurangannya namun kini wajah kota Manado menjadi lebih baik dari kemaren – kemaren……!!

Beberapa perbaikan dan pembangunan sarana pendukung dan infrastruktur yang terus dilakukan pemerintah antara lain:

  • Pelebaran Jalan Bandara Samrat Manado hingga Mapanget.
  • Jembatan Megawati, Mapanget dan AURI.
  • Pelabuhan kota Manado dan Bitung.
  • Perbaikan dan perluasan bandara dan apron bandara Sam Ratulangi.
  • Sistem penyediaan air minum.
  • Perbaikan dan peningkatan mutu jan di beberapa ruas jalan: Manado – Tomohon, Tomohon – Kawangkoan, Tumpaan – Tomohon, Manado Bypass, Manado Bolevard, Bitung – Manado – Worotican.
  • Penyediaan Sistem Telokomunikasi dan informasi WOC dan CTI Summit.
  • Penyediaan pusat – pusat perbelanjaan dan sport center.
  • Pembangunan hotel – hotel berbintang.
  • Perbaikan dan pengembangan pusat – pusat objek wisata.
  • Kebersihan dan keamanan.
  • Penyediaan tenaga listrik dan bahan bakar kendaraan.
  • Apa lagi yah….? aku jadi bingung nih…Tambahin dong!!!.

Selain itu berbagai pihak yang mengambil andil demi terwujudnya kegiatan WOC dan CTI Summit, tidak hanya pemerintah daerah dan pemerintah pusat, tetapi juga komponen swasta dan BUMN seperti yang berurusan dengan telekomunikasi, informasi dan teknologi, transportasi, penerbangan domestik dan internasional,Bisnis retail, money changer, perbankan, restoran, garmen, properti, makanan dan minuman, juga terlibat di dalamnya. Sektor pendidikan akan terlihat perannya terutama saat menyiapkan tenaga yang akan menangani pelayanan para peserta KTT yang diperkirakan 8.000 sampai dengan 10.000 orang itu, saat berkonferensi maupun selama mengunjungi objek wisata,….oh dan tentu saja yang paling “barol” adalah kawanua Manado…Hore..!!!

Dan yang paling heboh adalah jumlah penduduk sementara di kota Manado yang makin hari makin rame. Kenapa??? Para turis luar dan lokal yang dari tanggal 8 Mei udah bermunculan, buktinya dari data BPS Sulut, kunjungan turis asing hingga Maret 2009 sebanyak 2.013 orang, dan diperkirakan ada tren kenaikan hingga Mei 2009 lho……(Jadi lebih panas deh Manado kita, wkakakaka :-) ….!!!)

Agenda WOC (tentative) yang akan menentukan arah perubahan dunia kita:

  1. 7 – 10 Mei 2009: Rapat pertama/ persiapan akhir pengawas perikanan dari negara – negara Asia Pasifik/ First Expert Meeting of Fish Watch Asia Pacific.
  2. 10 Mei 2009: Kedatangan para delegasi dan pendaftaran.
  3. 11 Mei 2009: Pembukaan WOC 2009-SOM-Exhibition-Indo Aqua. Pertemuan Bilateral, Pre-Meeting, Pameran, Pembukaan Festival Kelautan, Pekan Raya Pengetahuan dan olahraga pantai, Pekan Raya Sulawesi Utara.
  4. 12 mei 2009: Pembukaan Simposium, Pertemuan Bilateral ,Pre-Meeting, Pameran, Festival dan Pekan Raya, Simponi.
  5. 13 Mei 2009: Pembukaan: “Global Ocean Policy Day”, “Developing-8 SOM”, “CTI SOM” dan Pertemuan Mentri Kelautan, Simposium, Pameran, Festifal dan Pekan Raya.
  6. 14 Mei 2009: Pembukaan WOC 2009, Simposium, Pameran, Festival dan Pekan Raya, Pertunjukan Kesenian SULUT.
  7. 15 Mei 2009: CTI Summit, Inagurasi dari monumen CTI dan WOC, Pentupan: Simposium, Pameran, Festival, dan Pekan Raya

Hmm…apa lagi yah??? aku jadi binggung sendiri untuk mengulas tentang WOC, karena sangat unik dan berani. Dan aku sangat “deg-deg” kan, ntar pagi saat aku melanjutkan aktifitas sehariku. Apa lagi yah, yang Jesus Christ berikan atas tanah Toar Lumimuut ini…????

Ntar deh aku lanjutin lagi sesuai pengalaman yang kudapat. ….

Sumber: Departemen Pekerjaan Umum, cyber tokoh, indonesia.go.id, koran tribun sulut, no:1231

woc

marijo torang sukseskan “WOC & CTI Summit”.

Manado, 11-15 Mei 2009

Puji Tuhan, tiba juga giliran Manado untuk berunjuk gigi di ajang Internasional. World Ocean Conference (WOC) atau Konferensi Kelautan Dunia dan Coral Triangel Initiative Summit (CTI-Summit) atau Pertemuan Tingkat Tinggi Segitiga Terumbu Karang menunjuk Manado sebagai tuan rumah yang diselenggarakan pada tanggal 11 – 15 Mei 2009.

Sejauh yang aku ketahui dari beberapa percakapan dengan masyarakat Manado, masih banyak diantara mereka yang tidak mengerti dengan kegiatan WOC maupun CTI-Summit. Dari paradigma yang aku tangkap, kegiatan ini hanyalah kegiatan untuk mem-BALI-kan MANADO atau dengan kata lain menempatkan Manado sebagai gerbang utama masuknya turis luar/ tujuan pariwisata Indonesia.

Memang tidak ada yang salah dengan paradigma ini, toh juga pemerintah Sulawesi Utara, dari jauh hari telah mencanangkan Manado sebagai kota pariwisata tahun 2010.

Pertemuan Tingkat Tinggi Segitiga Terumbu Karang (CTI-Summit) dimaksudkan untuk membicarakan dan mengambil langkah bijak mengenai penyelamatan terumbu karang. Seperti yang kita ketahui,terumbu karang perlu diselamatkan karena terumbu karang merupakan rumah bagi mahluk hidup dalam air dan tentunya terumbu karang juga bagian dari kehidupan manusia untuk menangkal dan mencegah pemanasan global (global warming). Dari inisiatif murni bangsa Indonesia, mengajak 5 negara lainnya untuk bergabung, yakni: Malaysia, Filipina, Papua Nugini, Kepulauan Salomon dan Timor Leste, serta dua negara peninjau, Amerika Serikat dan Australia.
Luas segitiga terumbu karang yang meliputi enam negara itu sekitar 75 ribu kilometer (km) persegi, memiliki sebanyak 500 spesies terumbu karang, dan dihuni sekitar 3000 spesies ikan.
“Segitiga terumbu karang itu dikenal dengan Amazon of The Seas, karena memiliki keanekaragaman hayati paling kaya di bumi ini,” kata Presiden SBY.

dikutip dari kompas.com

Konferensi Kelautan Dunia (WOC) adalah pertemuan tingkat tinggi kepala pemerintah yang memiliki wilayah laut dan pantai atau menjadi bagian dari komunitas kelautan dunia. Tujuannya adalah untuk membahas pengelolaan kelautan , perikanan dan keanekaragaman hayati yang berkelanjutan secara linta sectoran. WOC dilaksanakan karena:

  1. Penurunan secara kulitatif dan kuantitatif sumber daya kelautan dan perikanan, antara lain, terjadi penangkapan yang berlebihan, pencemaran laut dan global warming.
  2. Laut sebagai masa depan yang diterima secara absolut untuk menunjang masa depan (perubahan paradigma).
  3. Kecenderungan terjadi masalah geopolitik bersumber dari laut

Ada beberapa isu yang akan diangkat dalam WOC 2009, antara lain:

  1. Kebijakan dan pengelolaan kelautan/ Ocean Gevernance dan Management.
  2. Lingkungan kelautan yang berkelanjutan/ Ocean Environment and Sustainability.
  3. Pengurangan/ pencegahan bencana laut/ Ocean Disaster Mitigations.
  4. Laut sebagai garis perbatasan/ Ocean as a next Frontier.
  5. Pengelolaan Terumbu Karang/ Coastel Management.
  6. Areal Pertahanan Negara, Hormat menghormati dan pokok persoalan akan perkapalan/ Marine Protected Areas, Legal Aspects and Shipping Issues.

dikutp dari woc2009-manado

Oke, supaya nggak kepanjangan dan aku udah ngantuk, aku sudahi tulisan ini dulu yah…Ntar dilanjutin!!!

woc

marijo torang sukseskan “WOC & CTI Summit”.

Manado, 11-15 Mei 2009

Ayo nge-RAB…!!

“Hah…?? Mahal banget biayanya, padahal 20 juta rupiah saja pasti selesai semua dalam waktu 1 minggu”

Yah begitulah kalo kita terjun dalam dunia professional Teknik Sipil baik itu Kontraktor ataupun Konsultan. Banyak sekali kecurigaan akan keserakahan mencari keuntungan besar yang terbenam dalam pemikiran Owner atau pemilik pekerjaan terhadap Kontraktor. Sakit hati..?? Jelas ya, tapi kalo kita menjelaskan dengan bahasa yang mudah dimengerti orang awam (tidak memiliki latar belakang pendidikan teknik sipil), aku rasa hal ini dapat dihindari.

Ceritanya, owner meminta kita buat menghilangkan tanah timbun dan taman (dibongkar)-bagian A, terus tanah timbun yang dibongkar tadi di tambun di bak taman yang baru, terus diplester dan diaci-Bagian B. Baru deh di pasang paving stone pada bagian taman yang lama-Bagian C. Beberapa hal yang perlu disiapkan untuk membuat HPS antara lain:

rab-paving-stone-031 Buku panduan tentang RAB yang dijual bebas (sebagai perbandingan)

  1. Referensi Tata Cara Perhitungan Harga Analisa Pekerjaan (SNI, aku udah siapkan dihalaman arcieve). Ini digunakan sebagai patokan, karena udah dibuat standar oleh PU. Jadi tidak ada salahnya kalo kita pake ini sebagai patokan untuk “memodifikasi”….Kan masih “hijau”, hehehe…. :-)
  2. Daftar harga material. (wow ini penting dan kadang – kadang membingungkan. Kenapa?? Ntar aku jelaskan…)
  3. Gambar denah, potongan dan detail. (Sketsa juga boleh, tapi musti jelas…). Ini berguna buat ngitung volume pekerjaan.
  4. Kalkulator (buat menghindari kemalasan dalam menghitung…:-) )

Nah langkah pekerjaannya:

  • Tentukan urutan pekerjaan

    Ini sangat berguna dalam menentukan durasi pekerjaan. Semakin baik kita menentukan urutan pekerjaan, maka semakin efisien pekerjaan kita dan tentu saja ini berguna buat menghemat anggaran kita. Dalam prakteknya, urutan pekerjaan juga dapat memberikan kita solusi atas pekerjaan yang harus dipercepat atau ditunda karena suatu hal lainnya. Contoh urutan pekerjaan yang aku buat:

  1. Dinding (pasangan bata), tanah timbun dan taman dibongkar – Bagian A
  2. Buat bagian B, selanjutnya bongkaran pada bagian A di tambun pada bagian B
  3. Pemasangan pavingstone, bagian C
  • Analisa volume pekerjaan

    Yah, ini salah satu bagian yang cukup mengasah otak. Karena kita musti mengetahui rumus bangun datar dan bangun ruang. Ini sangat berguna untuk mendapatkan harga pekerjaan nantinya, oleh karena itu kita harus teliti dan menggunkan logika kita dalam menghitung analisa volume pekerjaan. Bukan cuma nilai esak saja yang kita perhitungkan, namun nilai – nilai penyusutan volume pekerjaan juga harus dipertimbangkan.rab-paving-stone-001

  • Analisa harga satuan

    Wuih, panjang juga perjalanan kita ini ya….??? Yah begitulah, memang tidak mudah untuk menjadi ahli dalam dunia teknik sipil.

    Maksud dari analisa harga satuan adalah untuk mendapatkan berapa besar biaya pekerjaan per satuan unit pekerjaan. Misalnya kita ingin membangun dinding dengan luas pekerjaan 30 m2 dan biaya pekerjaanya adalah 30 juta. Maka untuk 1 m2 pekerjaan dinding adalah sebesar 1 juta rupiah.rab-paving-stone-011

    Dalam analisa harga satuan kita juga memiliki koefisien. Koefisien ini di dapat dari pengalaman/ kebiasaan dan penelitian dan juga standar fabrikasi (bila kita tidak menggunakan pekerjaan konvensional/ pekerjaan tanpa alat – alat berat/ masih manual). Oleh karena itu, koefisien ini tidaklah baku, sehingga kita dapat memodifikasikannya sesuai keperluan. Seperti yang aku katakan sebelumnya, penentuan koefisien tidak boleh sembarangan, karena dapat menentukan besar kecilnya harga satuan.

  • Rekapitulasi biaya pekerjaan

    Nah, setelah volume pekerjaan dan analisa harga satuan kita peroleh, barulah kita membuat rekapitulasi biaya pekerjaannya. Cukup gampang, tinggal mengalikan volume pekerjaan dengan analisa harga satuan. Lalu sub item pekerjaannya di tambahkan.rab-paving-stone-02

  • Markup dan markdown

    Ini merupakan tahap terakhir dalam pembuatan RAB. Maksud dari Markup adalah teknik untuk menaikan harga dan Markdown adalah teknik untuk menurunkan harga. Ini dilakukan dalam proses penawaran dari pihak penyedia jasa kontraktor. Dan ini wajib dilakukan, bukan untuk melakukan kecurangan, namun untuk membuat suatu strategi dalam penawaran. Yah, di dalam tahap ini, seorang estimator yang bijaksana wajib mengetahui rumus – rumus mengenai ilmu statistika atau ilmu peluang. Hal ini juga disebabkan karena banyaknya perbedaan harga material di pasaran dalam suatu daerah. Sehingga kita dapat membuat suatu trend, penyimpangan yang terjadi dan juga tentunya prediksi. Namun untuk pengguna awam, aku rasa bagian ini tidak perlu dipusingkan karena ini hanya terjadi dalam proses penawaran oleh penyedia jasa. Jadi kalo cuma bikin rumah sendiri, nggak perlu kan???

Dan bila ada yang berminat mempelajari atau hanya sebagai referensi penyususnan RAB di atas, anda dapat mendonlot di sini atau disini.

« Newer Posts - Tulisan Sebelumnya »